KUALA KAPUAS, 11 Mei 2026 – Suasana kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Kapuas terasa hidup dan penuh semangat pagi ini. Dalam pembelajaran mata pelajaran Akidah Akhlak, para siswa diajak memahami materi Fase Surga dan Neraka dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami, dipandu langsung oleh guru pengampu, Ibu Latifah, S.Pd.I, menggunakan media pembelajaran canggih berupa TV Interaktif. Metode ini membuat materi yang bersifat abstrak menjadi nyata, menyenangkan, dan lebih cepat dipahami anak-anak.
Kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 08.00 WIB. Ibu Latifah, S.Pd.I, memanfaatkan sepenuhnya fitur layar sentuh, video animasi berwarna, gambar ilustrasi, hingga kuis interaktif yang tersedia di perangkat tersebut. Ia menjelaskan secara bertahap urutan peristiwa setelah kematian, kehidupan di alam kubur, hingga manusia dibangkitkan dan diadili, kemudian memasuki dua tujuan akhir yang kekal: Surga dan Neraka.
“Materi Fase Surga dan Neraka adalah pondasi penting dalam Akidah Akhlak, namun konsepnya sulit dibayangkan oleh anak usia dini. Dengan TV interaktif, saya bisa menampilkan gambaran sederhana, sesuai tingkatan pemahaman mereka, sehingga pesan pokoknya tersampaikan jelas: beriman dan beramal saleh akan berujung kebahagiaan di Surga, sedangkan ingkar dan berbuat buruk akan mendatangkan azab Neraka,” ungkap Ibu Latifah, S.Pd.I.
Selama pembelajaran berlangsung, siswa tidak hanya diam mendengarkan. Mereka antusias bergantian maju ke depan kelas, menyentuh layar untuk menjawab pertanyaan, mengurutkan gambar urutan kejadian akhirat, serta menyebutkan amalan yang mendekatkan ke Surga dan perbuatan yang menjerumuskan ke Neraka. Tangan-tangan kecil terus terangkat tinggi saat diajak berinteraksi, menunjukkan ketertarikan yang besar.
Salah satu siswa bernama Aisyah mengaku sangat senang belajar hari ini. “Gambarnya bagus sekali, dan seru sekali bisa menekan layarnya. Sekarang saya jadi tahu kalau kita harus rajin shalat, berbuat baik, dan tidak nakal supaya nanti masuk ke Surga,” ucapnya dengan wajah ceria.
Kepala MIN 4 Kapuas memberikan apresiasi tinggi atas inovasi yang dilakukan Ibu Latifah, S.Pd.I. Ia menegaskan bahwa penggunaan teknologi pembelajaran seperti ini akan terus didorong, khususnya untuk materi keagamaan yang membutuhkan visualisasi. Hal ini sejalan dengan visi madrasah menciptakan pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan mampu menanamkan nilai akidah serta karakter sejak dini.
Pembelajaran berlangsung tertib dan lancar hingga pukul 09.30 WIB. Di akhir sesi, Ibu Latifah, S.Pd.I, mengajak siswa menyimpulkan kembali materi, dan seluruh peserta didik mampu menyampaikan inti pembelajaran dengan benar. Hal ini membuktikan bahwa kreativitas guru dan dukungan fasilitas modern sangat efektif meningkatkan kualitas pemahaman siswa, terutama dalam mata pelajaran Akidah Akhlak.
.jpeg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar